Yang Perlu Anda Ketahui tentang Material Interior

on Rabu, 21 September 2011

Pertama-tama kita perlu mengetahui sedikit tentang interior material yang dipakai dalam pembuatan furniture yang akan kita pilih untuk design interior rumah kita . Ungkapan "ada kualitas ada harga" itu benar adanya, jangan sampai kecele nantinya kita sudah bayar mahal-mahal untuk interior kita malah yang dipakai bahan baku yang murahan, sehingga tidak tahan lama. Ada 2 jenis material untuk bahan pembuatan furniture dari yang paling murah harganya sampai yang paling mahal.

1. Kayu Olahan

Adalah interior material yang dibuat dari partikel atau serbuk kayu maupun serat kayu, seperti Particle Board, MDF (Medium Density Fibreboard), HDF, Blockboard dan Plywood. Urutan kualitas dari yang paling bagus adalah Plywood, Bloackboard, MDF, dan Particle Board. Plywood dan Bloackboard biasanya dilapisi kulit kayu jati, sungkai, nyatoh atau lainnya . Sedangkan particle board dan MDF biasanya untuk furniture pabrikasi massa yang sering kita lihat di toko-toko meubel dengan berbagai merek. Oleh karena itu, jelas saja furniture pesanan lebih mahal harganya dibanding yang dijual ditoko karena menggunakan interior material plywood yang notabene memiliki harga yang lebih mahal dibandingkan kayu olahan lainnya .

2. Kayu Solid

Interior material jenis ini dihasilkan dari batang kayu pohon, seperti Jati Belanda, Kamper, Nyatoh, Mahoni, Sungkai, Ulin dan Jati. Pada kelompok kayu solid, Jati dan Ulin lebih kuat dibandingkan dengan jenis kayu lainnya. Kayu ini tahan terhadap cuaca dan temperatur tinggi. Khusus Ulin yang dari Kalimantan, sering disebut Kayu Besi karena semakin kena air semakin solid. Kedua jenis kayu ini selain mahal dan harganya cenderung selalu naik, sudah mulai jarang digunakan sebagai bahan furniture karena keterbatasan supply, sebagai penggantinya kayu yang digunakan adalah kayu sungkai, nyatoh atau jati belanda. Sungkai merupakan salah satu jenis kayu solid yang cukup populer penggunaannya saat ini sebagai interior material. Kayu yang berwarna terang ini memiliki alur urat kayu beraturan, kekuatan baik, dan harganya yang jauh lebih murah.

Nah, selain itu Anda juga harus mengenal interior material untuk finishing dalam memperindah permukaan furniture Anda, umumnya terdapat 4 macam jenis style finishing interior material, antara lain:

Melamix

Adalah dengan metode penyemprotan cairan melamix/PU sebagai finishing akhir pada permukaan furniture dapat berupa dof atau glossy. Warna dapat bervariasi, biasanya terdiri dari warna-warna kayu natural, karena finishing sistem melamix dalam interior design digunakan untuk furniture yang ingin menampilkan kesan natural pada serat kayu . Biasanya jenis Finishing ini diterapkan pada kayu solid atau Plywood yang dilapis kulit kayu (Veneer). Salah satu merek untuk interior material jenis ini adalah Impra.

Pelapis

Interior material ini saat ini awam digunakan karena nilai praktisnya, tersedia dalam berbagai jenis tekstur dari warna solid seperti duko hingga motif kayu dan semuanya hanya tinggal tempel dengan lem. Dari segi harga jenis-jenisnya adalah, HPL (paling mahal), disusul Tacon, Decosit dan Supercon atau PVC. Keunggulan HPL adalah selain kualitas dan variasi model teksturnya juga karena ketebalannya (sekitar 0,7 - 1 mm) yang dilapisi kayu sehingga lebih tahan terhadap benturan. Selain itu HPL untuk beberapa merek tertentu juga menyediakan Edging (khusus untuk pinggiran meubel).

Ducco

Ducco adalah dengan metode penyemprotan cat pada permukaan furniture. Salah satu merek untuk interior material jenis ini yang sering saya gunakan adalah Supergloss (ekonomis) atau Danagloss (superior). Warna dapat bervariasi dengan pilihan yang beraneka ragam seperti warna-warna pastel maupun natural. Serat kayu pada furniture tidak akan terlihat jika menggunakan duko, karena akan tertutup dengan warna solid cat itu sendiri. Biasanya duko dalam interior design digunakan untuk menampilkan kesan dinamis, elegan dan modern pada ruangan. Repotnya? Lebih memakan waktu karena sangat berharap pada panasnya matahari sebagai pengering. Selain itu, ada beberapa proses dalam finishing jenis ini, secara berurutan interior material yang digunakan Dempul/Woodfiller > Epoxy > Cat Warna > Clear Doff/Glossy. Hebatnya finishing ducco biasanya lebih kuat terhadap goresan.

0 komentar:

Poskan Komentar